• Address: Batam City Square Lt.2,  Batam, Riau, Indonesia
  • Phone: 0778-4618100:  0877 911 333 1
  • Buka: 7 hari Seminggu dari 10:00 - 22:00

tasbatam, jakarta – jenazah almarhum artis (grosir tas,red) peran yana zein, ketika ini masih berada di kamar jenazah rumah sakit mayapada, lebak bulus, jakarta selatan, kamis (1/6/2017).

pihak keluarga masih menunggu kepastian dari rumah duka.

meski yana zein tutup usia sejak kamis (1/6/2017) dini hari pukul 01.00 wib tadi, sampai menjelang siang tadi jenazah belum dimandikan.

 pihak keluarga yg kehabisan dana, menjadi kendala jenazah yana belum juga dimandikan.

“keluarga mama yana sudah dalam kondisi yg tidak punya uang sama sekali. jadinya kenapa, kan yana kan meninggal sejak jam 1 kenapa sampai ketika ini belum di mandiin karena belum ada kejelasan buat rumah duka dan pemakaman,” kata firda kussler, sahabat yana zein ditemui rumah sakit mayapada, lebak bulus, jakarta selatan, kamis (1/6/2017).

menurut firda, ia belum mengetahui proses kepengurusan jenazah yana. sebab, firda dan yana berbeda keyakinan.

yana diketahui merupakan pemeluk agama nasrani.

“ini masih simpang siur. ada yg bilang (diurus) setelah dua hari. ada yg bilang satu hari. karena kan ketika ini saya sama yana sudah beda keyakinan jadi kita gak tau bentuk kepengurusan nya seperti apa. kita gak ngerti. karena kan saya muslim,” katanya.

nita, asisten yana zein mewakili keluarga besar almarhum mengaku kebingungan perihal biaya pemakaman.

pengeluaran dan biaya untuk membeli peti mati dan biaya pemakaman lainnya mereka belum tahu bakal didapatkan dari mana.

“keluarga mbak yana masih kebingungan banget soal dana. makanya sekarang masih di rumah sakit. memang lagi butuh dana banget,” kata nita, asisten yana zein, ketika dihubungi tasbatam, kamis (1/6/2017).

mewakili pihak keluarga, secara terbuka nita meminta bantuan kepada sejumlah awak media prihal donasi dana.

perihal nominal, nita belum mengetahui jumlah biaya peti mati, serta pemakaman.

“kalau jumlahnya belum tahu berapa. yg jelas buat peti mati, pemakaman dan lain-lainnya saja bingung,” katanya. (*)