• Address: Batam City Square Lt.2,  Batam, Riau, Indonesia
  • Phone: 0778-4618100:  0877 911 333 1
  • Buka: 7 hari Seminggu dari 10:00 - 22:00

tasbatam – polri melansir, kelompok jamaah ansharut daulah (jad) mundiriyah (wilayah) bandung raya sebagai kelompok di balik serangan dua bom bunuh diri dengan target polisi di kampung melayu, jakarta timur, rabu lalu. dua pelaku, ichwan nurul salam dan ahmad syukri, merupakan anggota kelompok tersebut.

sebelumnya, anggota kelompok tersebut terlibat bom di cicendo dan perencanaan serangan bom ke pospol pasar senen, jakarta pusat; mapolda jawa barat; serta beberapa kantor polisi dan pospol di jawa barat.

demikian disampaikan kapolri jenderal tito karnavian dalam keterangan pers di rs polri, kramat jati, jakarta timur, jumat (26/5/2017).

baca: ingin kulit dan bibir tidak kering selama puasa? yuk ikuti trik zaskia gotik

baca: ussy pamer foto bareng andhika, netizen gagal fokus posisi tangan ussy di bagian sensitif

baca: selain apartemen, evelyn juga bakal dinafkahi rp 8 juta selama tiga bulan dari aming

tito menyebutkan, densus 88 antiteror polri sempat menggerebek empat terduga teroris di rumah apung waduk jatiluhur purwakarta, jabar, di25 desember 2016.

keempatnya, yakni rijal alias abu arham (29), ivan rahmat syarif (28), abu sofi alias abu azis alias mas brow, dan abu faiz.

dua nama terakhir tewas ditembak karena melawan ketika digerebek di rumah apung.

“sejumlah pelaku ada yg tertangkap dan tertembak mati. mereka merencanakan serangan teror ke pospol lalu lintas di simpang lima pasar senen, jakarta pusat, tapi gagal,” kata tito.

“sisa kelompok ini merencakan serangan ke polda jawa barat di bandung dan pospos lalu lintas. tapi, bom yg disiapkan prematur dan meledak duluan di taman pandawa, cicendo. pelaku masuk kelurahan dan dilakuka pengepungan dan tertembak mati karena melawan,” sambungnya.

(tasbatam/hendra gunawan)