• Address: Batam City Square Lt.2,  Batam, Riau, Indonesia
  • Phone: 0778-4618100:  0877 911 333 1
  • Buka: 7 hari Seminggu dari 10:00 - 22:00

tasbatam.co.id, jakarta – walau perkembangan film indonesia mengalami kemajuan pesat. tetapi anehnya sejumlah kalangan yg masih pesimis kalau industri perfilman indonesia bisa bersaing dengan hollywood.

saking pesimisnya ada peserta dialog film yg digelar pusat pengembangan film dan forum wartawan hiburan (forwan) indonesia di hotel santika, kamis (24/5/2017) berani mengatakan untuk bisa bersaing dengan perfilman negara adigdaya itu membutuhkan waktu 50 tahun untuk mengejar ketertinggalan dari negara lain, terutama hollywood.

namun hal itu dibantah oleh aktor, sineas sekaligus tokoh perfilman indonesia, tino saroengallo.

pendapat itu dikemukakan oleh tino sebagai salah seorang pembicara di acara dialog perfilman dengan tema ‘kearifan lokal sebagai kekuatan film indonesia di tengah penetrasi budaya asing’.

“saya berani mengatakan itu pendapat yg tidak tepat. perfilman kita sekarang sudah maju. ada banyak film yg bisa sampai ke festival internasional dan laris di luar negeri,” tutur tino.

“kita tidak kalah kreatif dari hollywood atau negara lain, begitu juga dalam hal sdm. sayangnya kita masih kalah jumlah sdm dan juga soal dana, beda jauh sama hollywood yg memang film sudah jadi industri besar bagi mereka. dua hal itu harus terus kita tingkatkan,” lanjut tino saroengallo.

sementara soal kearifan lokal, menurut tino, juga sudah banyak dimuat dalam film-film indonesia produksi dulu maupun sekarang ini.

bahkan film nasional sekarang sudah banyak yg memakai bahasa daerah dalam produksi sebuah film, bukan sekedar selipan atau petikan saja.

menurut tino, contohnya adalah film turah yg seluruh dialognya mempergunakan bahasa jawa ngapak atau tegal.

film lainnya adalah marlina: si pembunuh dalam empat babak karya mouly surya yg baru saja diputar di cannes film festival 2017. film yg dibintangi marsha timothy ini mengangkat budaya kekerasan di sumba barat yg patut diacungi jempol dan mendapat banyak pujian.

1 2 3